Mengenali dan Mencegah Terjangkit Penyakit Kanker Serviks

8:48 AM

Kanker serviks yang biasa kita sebut sebagai kanker mulut Rahim merupakan satu dari banyak penyakit yang ditakuti oleh kaum hawa. Pasalnya dalam data WHO yang tercatat sekiranya ada sepertiga dari wanita di Indonesia divonis mengidap penyakit kanker serviks da nada ribuan wanita yang meninggal setiap tahunnya dikarenakan kanker serviks. Bahkan dalam data seluruh dunia kanker serviks disebut sebagai penyakit yang mematikan dan telah banyak menelan banyak korban sehingga dinobatkan sebagai peringkat teratas sebagai penyebab kematian kaum hawa di seluruh dunia.

Kanker serviks ini menyerang pada bagian organ reproduksi wanita tepatnya di leher Rahim atau juga bisa dikenal dengan pintu masuk ke daerah Rahim yaitu daerah sempit bagian bawah antara kemaluan dan Rahim bisa disebut juga perbatasan antara Rahim dan kemaluan wanita.

Penyebab kanker serviks adalah Human papilloma virus (HPV). Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum hawa adalah virus HPV tipe 16 dan HPV tipe 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar baik melalui cairan ataupun hanya sentuhan kulit saja. Selain itu penggunaan toilet umum yang sudah terkena virus HPV juga dapat menjadi media yang menularkan virus HPV kepada penggunanya jika belum/tidak dibersihkan dengan baik.

Selain itu gaya hidup yang kurang baik juga bisa menjadi sebab terjangkit penyakit kanker serviks. Seperti kebiasaan kurang asupan vitamin atau kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan kanker serviks. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah sering berhubungan intim dengan pasangan yang berbeda-beda. Factor lainnya adalah keturunan kanker dan penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang terlalu lama.

Kanker serviks merupakan penyakit yang sangat sulit dideteksi karena kanker serviks membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menjadi penyakit kanker serviks, kira-kira membutuhkan waktu antara 10 hingga 20 tahun yang mulanya hanya sekedar inveksi lama kelamaan akan berubah menjadi penyakit mematikan. Karena sebab itulah penyakit ini sulit dideteksi di awal perkembangannya.  Beberapa ciri yang biasa dirasakan oleh para pengidap kanker serviks diantaranya adalah:

1. Ketika berhubungan intim akan terasa sakit bahkan terkadang diikuti pleh adanya pendarahan.
2. Mengalami keputihan yang tidak normal dan disertai pendarahan dalam jumlah yang berlebih (banyak).
3. Daerah pinggul sering terasa sakit
4. Mengalami rasa sakit ketika buang air kecil.
5. Ketika haid, darah yang keluar lebih banyak dari biasanya dan berlebih.
6. Saat sudah masuk ke stadium yang lebih lanjut akan merasakan sakit di bagian paha bahkan terkadang hingga mengalami bengkak di salah satu paha, nafsu makan pun ikut berkurang sehingga berat badan akan menurun dan sulit untuk buang air kecil serta terkadang mengalami pendarahan spontan.

Setelah mengetahui ciri-ciri kanker serviks, setelah itu kami akan memberikan beberapa hal yang dapat dilakukan oleh kaum hawa demi mencegah kanker serviks tidak menimpa diri anda, berikut cara-caranya:

1. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan bernutrisi cukup untuk tubuh.
2. Selalu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta sanitasi lingkungan.
3. Hindari membersihkan bagian genital dengan air yang kotor atau terjangkit virus.
4. Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
5. Hindarilah berhubungan intim saat berusia dini.
6. Jangan berganti-ganti pasangan seks.
7. Lakukan pemeriksaan pap smear, bagi wanita berumur 21-29 lakukan dalam skala 2 tahun sekali lalu bagi wanita berumur 30-50 tahun bisa dilakukan dalam skala 5 tahun sekali khususnya bagi yang sudah melakukan hubungan intim.
8. Jika belum pernah melakukan hubungan intim maka sangat disarankan untuk melakukan vaksinansi HPV.
9. Perbanyak konsumsi sayur yang mengandung betakaroten yang cukup banyak dan banyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin C dan vitamin E.

Namun jika anda divonis mengidap penyakit kanker serviks janganlah putus asa. Bagi pengidap kanker serviks stadium awal maka pengobatannya dilakukan dengan cara menghilangkan kanker serviks tersebut dengan cara dilakukan pembedahan, baik dengan cara laser, listrik atau dengan cara pembekuan lalu membuang jaringan kanker serviks. Tapi untuk kasus pengidap kanker serviks stadium akhir harus dilakukan pengobatan dengan cara komoterapi serta radioterapi. Namun jika sudah sangat parah tidak ada cara lain selain mengangkat Rahim secara keseluruhan agar kanker tidak berkembang lagi. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
IBX584537A9B2F08