Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif

2:54 pm
Tanoto Foundation Teacher Scholarship
Tanoto Foundation adalah sebuah lembaga yang pada program perbaikan kualitas pendidikan yang dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas untuk menunjang program pendidikan. Karena kepeduliannya terhadap pendidikan, Sukanto Tanoto mendirikan sebuah program bernama Pelita Guru Mandiri yang mana merupakan program Tanoto Foundation dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru di pedesaan, termasuk, pembelajaran murid yang aktif, kreatif,efektif, dan menyenangkan. Pelita Guru Mandiri dimulai sejak 2010 dan sampai saat ini telah melatih lebih dari 8.000 guru di Jambi, Riau, dan Sumatera Utara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas guru dalam memberikan pembelajaran kepada murid. 

Pada program Tanoto Foundation ini, guru dilatih sehingga dapat menerapkan proses belajar mengajar berkualitas tinggi, efektif, dan menyenangkan bagi murid, baik di dalam maupun di luar kelas. Selain itu juga, guru dilatih berbagai topik, seperti pengembangan dan penerapan pembelajaran kontekstual, pembelajaran kolaboratif antara guru dan siswa, dan pengelolaan kelas. Tanoto Foundation juga melakukan kunjungan berkala ke sekolah untuk pengamatan langsung dan memberikan pelatihan penyegaran untuk memastikan bahwa guru menjaga kualitasnya dalam mengajar.

Dari program tersebut banyak manfaat yang dirasakan oleh guru-guru yang mengikuti pogram tersebut, salah satunya ada Agus Wagio, S.Pd. seorang guru di SDN 180/V Lampisi Kecamatan Renah Mandaluh, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Manfaat pelatihan tersebut dirasakan benar olehnya dan telah mengubah cara pandangnya terhadap profesi guru. Karena sebelum ia mengikuti kegiatan ini, ia menganggap tugas seorang guru hanya mengajar. Akan tetapi setelah mengikuti pelatihan PGM ini, ia menyadari bahwa peran guru tidak sekedar memenuhi tugas sesuai beban jam mengajar. Dan kini, ia menyadari bahwa guru seharusnya berperan sebagai penggali potensi bagi murid-muridnya. Oleh karena itu, Agus selalu berusaha mengasah kreativitas dirinya agar bisa mengajar sekaligus menularkan cara berpikir kreatif bagi murid-muridnya.

Karena keikutsertaannya dan kekreativitasnya dalam mengajar, ia dipilih dan dipercayai menjadi Ketua Kelompok Kerja Guru. Ia tak ingin ilmu yang ia dapatkan, ia nikmati sendiri. Ia ingin ilmu tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat Renah Mendaluh. Ia langsung membuat program kerja untuk meningkatkan kreativitas guru di Renah Mendaluh. Salah satunya adalah mengadakan program Lesson Study kepada para guru. Lesson Study adalah kegiatan berdasar pola Plan-Do-See yang pernah diadakan oleh Tanoto Foundation dan diikuti Agus. Dia merasakan manfaat kegiatan ini dan ingin menularkan kepada orang lain. Selain itu juga, ia memiliki salah satu kreativitas yang memudahkan para murid dalam memahami pelajaran adalah “Dakota” atau Dakon Matematika. Dakota mengajak murid belajar sekaligus bermain, karena menggunakan alat peraga sederhana berbentuk dakon atau congklak. Dakota membuat murid-muridnya lebih mudah menghitung Faktor Persekutuan Terbesar dan Kelipatan Persekutuan Terkecil.

Dan itulah Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »
IBX584537A9B2F08